
Di dalam basis pengayaan uranium Fordo dari Iran
(Foto: vietnamplus.vn)
Kepada kalangan pers, pada Kamis (17 April), juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Marie Harf memberitahukan: Keputusan ini sesuai dengan komitmen-komitmen Washington dalam permufakatan nuklir sementara tersebut dan sudah mempertimbangkan laporan IAEA.
Dalam laporan terkini yang diumumkan pada hari yang sama, IAEA menegaskan: Iran telah menaati semua komitmen dalam permufakatan sementara tentang program nuklir dengan Kelompok P5+1 (yaitu Inggeris, Perancis, Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok plus Jerman) dan mengurangi separo deposit uranium yang dikayakan pada tarap 20%. Laporan ini juga menujukkan: Selama 3 bulan ini sejak permufakatan antara Iran dan Kelompok P5+1 menjadi efektif pada 20 Januari 2014, Teheran telah menyelesaikan semua komitmen-nya, diantaranya ada menghentikan pengayaan uranium di tarap lebih dari 5%, tidak melakukan lagi aktivitas-aktivitas di basis pengayaan uranium Fordo dan reaktor Arak. Gudang uranium yang dikayakan Iran pada tarap tinggi juga untuk pertama kalinya berkurang menjadi 75%./.
