Dewan Rakyat Tertinggi RDRK berencana mengadakan sidang pertama tahun 2019 pada tanggal 11 April ini dan sehubungan dengan peristiwa ini, Pemimpin Kim Jong-un akan menyampaikan pidato terbuka yang pertama tentang hasil pertemuan puncak ke-2 di Kota Ha Noi antara dia dengan Presiden AS, Donald Trump pada bulan Februari lalu. Menlu Pompeo menekankan bahwa AS akan memantau ketat semua isi pidato Pemimpin Kim Jong-un.

Menlu Mike Pompeo memberitahukan bahwa kanal-kanal diplomatik AS-RDRK tetap terbuka lebar dan dua pihak telah “melakukan kontak-kontak setelah pertemuan puncak ke-2 di Kota Ha Noi untuk berbahas tentang langkah-langkah selanjutnya antara dua pihak”. Menurut dia, petemuan puncak ke-3 AS-RDRK akan cepat berlangsung walaupun waktunya sekarang belum ditetapkan.