Selain itu, menurut dia, pada Pertemuan Puncak ke-2 AS-RDRK yang berlangsung di Kota Ha Noi pada akhir bulan Februari lalu, Pyong Yang telah segera membatasi langkah-langkah denuklirisasi terhadap kompleks nuklir Yongbyon saja.

Ketika berbicara di depan sidang Parlemen tentang masalah-masalah Kementerian Luar Negeri, Menlu Kang Kyung-wha memberitahukan bahwa AS ingin memulai proses denuklirisasi sepenuhnya dengan satu “rencana yang lebih komprehensif” untuk memecahkan semua faktor yang bersangkutan dengan energi serta lokasi-lokasi nuklir dan rudal dari RDRK. Dia meminta perhatian AS supaya mempertahankan pendiriannya bahwa Washington bisa menghapuskan sanksi-sanksi terhadap Pyong Yang kalau denuklirisasi sepenuhnya bisa dicapai.