Dalam wawancara kantor berita Fox News yang disiarkan pada Minggu (1 Juli), Presiden Donald Trump percaya pada kemauan baik denuklirisasi yang telah dimanifestasikan oleh Pemimpin RDRK, Kim Jong-un pada pertemuan puncak di Singapura pada bulan lalu. Sebelumnya, intelijen AS menganggap bahwa RDRK telah memperkuat produksi bahan bakar untuk kepentingan produksi senjata nuklir di banyak lokasi rahasia dalam beberapa bulan lalu.