AS Menyerukan Rusia dan Tiongkok untuk Berpartisipasi dalam Perundingan Baru tentang Pengendalian Senjata Nuklir
(VOVWORLD) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS) Marco Rubio, pada Jumat (6 Februari), menyerukan Rusia dan Tiongkok untuk berpartisipasi dalam perundingan multilateral mengenai pengendalian senjata nuklir, setelah Perjanjian New START resmi berakhir masa berlakunya.
Menurut Menlu Marco Rubio, situasi keamanan global saat ini menuntut adanya suatu kerangka kerja pengendalian senjata yang baru, yang mencerminkan kenyataan bahwa AS tidak hanya menghadapi Rusia, tetapi juga Tiongkok sebagai kekuatan nuklir yang setara.
Menlu AS Marco Rubio (Foto: REUTERS/Kevin Mohatt) |
Marco Rubio menegaskan bahwa Presiden Donald Trump telah berulang kali menyatakan dengan jelas bahwa setiap kerangka pengendalian senjata di abad ke-21 harus mencakup Rusia dan Tiongkok. Washington menyerukan dialog multilateral mengenai stabilitas strategis yang didasarkan pada prinsip kesetaraan, transparansi, serta mekanisme verifikasi yang efektif. Sambil mendorong perundingan, Washington menegaskan akan terus mempertahankan kekuatan penangkal nuklir yang kuat dan modern, sekaligus mengejar tujuan jangka panjang untuk mengurangi ancaman nuklir secara global.