
Para capres utama dari Republik Korea, pada Rabu (26 April), menyatakan pandangan yang berbeda-beda setelah banyak bagian dari Sistim pertahanan rudal jarak tinggi tahap terakhir (THAAD) baru saja digelarkan. Capres Yoo Seong-min dari Partai Bareun berkecenderungan konservatif mengatakan manyambut penggelaran THAAD ini dan menganggap ini sebagai “keputusan besar”. Sementara itu, Kim Myung-yeon, juru bicara capres Hong Joon-pyo dari Partai Liberal berkecenderungan konservatif menyerukan supaya menghentikan perdebatan-perdebatan dengan argumen yang menyatakan bahwa THAAD merupakan senjata pertahanan yang paling baik menghadapi ancaman-ancaman nuklir dan rudal dari Republik Demokrasi Rakyat Korea. Sedangkan, Park Kwang-on, juru bicara capres utama Moon Jae-in dari Partai Demokrat berkecenderungan liberal menyatakan bahwa penggelaran THAAD adalah tindakan yang meremehkan hasrat warga dan tidak memperdulikan prosedur-prosedur yang perlu. Pada hari yang sama (26 April), Son Kum-ju, juru bicara capres Ahn Cheol-soo dari Partai Rakyat berkecenderungan tengah-kiri menyatakan bahwa perlu dilaksanakan sesuai dengan undang-undang menurut permufakatan yang telah dicapai antara dua negara.
