Serdadu AS di Kabul, Afghanistan (Foto: AFP/VNA)

Di depan kalangan pers, Senator Menendez menyatakan kecemasan tentang proses perdamaian di Afghanistan dan menganggap bahwa Taliban “jelas tidak mematuhi” semua komitmen yang telah dikeluarkan pasukan ini.

Pemerintah AS, pada 7 Maret, menegaskan tetap membuka semua opsi yang terkait dengan 2.500 serdadu yang sedang berkedudukan di Afghanistan. Pernyataan tersebut dikeluarkan pada saat Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengimbau untuk mengurangi kekerasan dalam waktu 90 hari di Afghanistan, satu upaya perdamaian baru yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa, bersamaan itu memperingatkan bahwa AS sedang mempertimbangkan penarikan semua serdadu dari Afghanistan pada 1 Mei beserta berbagai langkah yang lain.