AS Peringatkan Kemungkinan Serangan Militer “Terbatas” terhadap Iran
(VOVWORLD) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Jumat (20 Februari) menyatakan bahwa Washington sedang mempertimbangkan kemungkinan melakukan serangan militer “terbatas” terhadap Iran, di tengah berlanjutnya perundingan antara kedua negara mengenai program nuklir Teheran.
Berbicara di depan kalangan pers, Trump menegaskan bahwa Iran perlu mencapai sebuah “kesepakatan yang adil”, sekaligus membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer apabila proses diplomasi gagal.
Gambar satelit yang diambil di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti. (Sumber: @planet) |
Menurut media internasional, pemerintah AS telah meningkatkan kehadiran militernya di Timur Tengah, termasuk mengerahkan kelompok tempur kapal induk USS Gerald R. Ford ke kawasan Mediterania sebagai langkah pencegahan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan sangat prihatin terhadap situasi terkait Iran. Dalam konferensi pers periodik pada Jumat (20 Februari), Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, menyerukan agar AS dan Iran untuk terus menempuh jalur diplomasi guna menghindari konflik yang dapat menimbulkan ketidakstabilan luas di Timur Tengah.