Pada hari yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenski menyatakan Kiev bersedia melakukan investigasi terhadap pelanggaran-pelanggaran hukum, tapi tidak bertindak menurut perintah negara-negara yang lain. Dia mengkonfirmasikan telah melakukan dua pembicaraan telepon dengan Presiden Donald Trump, tapi akan tidak mengumumkan isi pembicaraan-pembicaraan telepon tersebut.

Dalam perkembangan yang bersangkutan, pada hari yang sama, Istana Kremlin menekankan Washington akan memerlukan persetujuan Rusia untuk mengumumkan secara terbuka catatan-catatan tentang isi pembicaraan-pembicaraan telepon antara Presiden Donald Trump dan timpalannya dari Rusia, Vladimir Putin.

Sebelumnya, pada tanggal 25/9, Gedung Putih telah mengumukan teks pembicaraan telepon antara Presiden Donald Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy pada bulan Juli lalu dan menegaskan bahwa Presiden Donald Trump telah meminta kepada Presiden Volodymyr Zelenskiy supaya melakukan investigasi terhadap mantan Wakil Presiden AS, Joe Biden.