Pada semua pertemuan tersebut, para pihak telah berbagi tentang penilaian-penilaian akan semua perkembangan baru-baru ini di Semenanjung Korea dan kontak-kontak antara RDRK dengan Rusia. Para pihak juga menekankan ancaman dari program rudal balistik terhadap perdamaian dan kemakmuran global.

Utusan khusus AS mengulangi lagi bahwa AS bersedia melakukan kontak diplomatik dengan RDRK tanpa syarat. Wakil ketiga negara tersebut berkomitmen untuk mempertahankan koordinasi erat terkait dengan rencana-rencana RDRK tentang peluncuran satelit pengintai militer yang digunakan dengan teknologi rudal balistik bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.