Namun, hal yang patut diperhatikan adalah bahwa dekrit tersebut secara bersamaan menetapkan mekanisme untuk mengenakan tarif yang sangat tinggi terhadap Rusia dan negara-negara yang membeli permigasan Rusia, sekaligus langsung membebaskan penerapan tindakan-tindakan tersebut.

Menurut dekrit yang dirilis oleh Gedung Putih pada 16 Oktober malam, AS menetapkan mekanisme untuk mengenakan tarif tambahan sebesar 500 persen pada barang-barang impor dari Rusia. Pada saat yang sama, dekirt tersebut juga mengatur tarif tambahan sebesar 100 persen pada barang-barang dari 5 negara pengimpor permigasan Rusia terbesar serta 5 negara yang diidentifikasi paling banyak membantu Moskow menghindari sanksi minyak tambang.

Khususnya, dekrit ini tidak menetapkan batas waktu akhir yang spesifik untuk tindakan pembebasan ini. Pemerintah AS tetap mempertahankan kemampuan untuk memulihkan sanksi tersebut apabila dianggap sangat perlu, sekaligus terus memantau aktivitas pembelian permigasan Rusia serta tindakan penghindaran sanksi. Sanksi-sanksi terhadap Rusia yang telah berlaku sebelumnya tidak secara otomatis dicabut.