Pada bulan Maret lalu, AS telah memutusakan meningkatkan tarif impor 25% terhadap produk baja dan 10% terhadap aluminium karena menjamin keamaanan nasional dan membela para produsen AS dalam menghadapai unggulnya para produsen asing di “rumah sendiri”. Namun, AS secara sementara membebaskan tarif ini terhadap beberapa mitra di antaranya ada Uni Eropa untuk melakukan perundingan lagi sampai Jumat (01 Juni).

Sekarang Uni Eropa sedang berupaya meyakinkan Washington supaya membebaskan selama-lamanya pengenaan tarif impor terhadap produk aluminium dan baja dari blok ini. Di antara langkah-langkah yang sedang dibahas antara kalangan otoritas dagang antara dua negara, menetapkan kuota terhadap ekspor Uni Eropa.