Resolusi disponsori 10 negara anggota tidak tetap di antara 15 anggota DK PBB yang mengimbau satu kesepakatan gencatan senjata segera, tanpa syarat dan permanen di Gaza. Resolusi ini telah mendapat suara dukungan dari 14 di antara 15 negara anggota, tetapi tidak disahkan karena diveto AS. Pihak AS menekankan, semua resolusi untuk menghentikan kekerasan di Gaza harus disertai dengan pembebasan segera para sandera yang ditahan oleh Hamas. Menurut Wakil Duta Besar AS untuk PBB, Robert Wood, resolusi ini mungkin mneyampaikan satu pesan yang berbahaya kepada Hamas yaitu tidak perlu kembali ke meja perundingan karena komunitas internasional telah melupakan nasib lebih dari 100 sandera dari lebih dari 20 negara, termasuk 7 warga negara AS yang sedang ditahan.