Menurut kesepakatan tersebut, semua serangan akan dihentikan dan pertukaran tahanan berskala besar dilakukan.

Kesepakatan gencatan senjata selama tiga hari tersebut mencakup penghentian semua serangan militer, dan kedua belah pihak sepakat melakukan pertukaran tahanan yang masing-masing terdiri dari 1.000 orang. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan usulan langsung darinya dan telah menerima persetujuan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Pada hari yang sama, Rusia mengonfirmasi penerimaannya terhadap inisiatif AS. Rusia menekankan bahwa isu utama inisiatif tersebut adalah pertukaran 1.000 tahanan dari setiap pihak selama gencatan senjata. Menurut Yuri Ushakov, asisten Presiden Rusia Putin, kesepakatan itu dicapai melalui pembicaraan telepon antara Rusia dan AS, sementara perwakilan AS tetap menjalin kontak dengan Ukraina.