Menurut rencana, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden akan mempertahankan taraf tarif yang dikeluarkan oleh pendahulunya Donald Trump dan akan menambahkan berbagai taraf tarif yang lain, termasuk meningkatkan empat kali lipat tarif terhadap kendaraan listrik ke lebih dari 100 persen dan meningkatkan dua kali lipat tarif terhadap peralatan semikonduktor ke 50 persen. Di samping itu, Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (AS), Katherine Tai juga merekomendasikan pembebasan tarif terhadap ratusan mesin industri yang diimpor dari Tiongkok, termasuk peralatan produksi produk tenaga surya.
Dalam reaksinya, Tiongkok mencela rencana peningkatan tarif dari AS dan menyatakan akan mengeluarkan “langkah-langkah serius” untuk membela kepentingannya. Tiongkok memberitahukan bahwa semua langkah tarif merupakan kontra-produktif dan menimbulkan kerugian terhadap perekonomian AS dan dunia.
