Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Rabu (22 April), kelompok anggota WTO tersebut, di antara ada Australia, Brasil, Kanada, dan Jepang menekankan bahwa kaum miskin di dunia yang termasuk para petani akan menderita akibat dari langkah-langkah pembatasan ekspor yang diperketat. Negara-negara ini juga sepakat membahas cara untuk meningkatkan kemampuan kesediaan dari organisasi ini ketika menghadapi pandemi-pandemi di kawasan dan di dunia.