Pada dialog tersebut, kedua belah pihak sepakat menggalang hubungan kemitraan baru yang berdasarkan pada pembaruan dan kesinambungan. Doktor Kao Kim Hourn mengapresiasi sumbangan badan-badan usaha Jepang dalam merealisasikan “Visi Kreatif Bersama ASEAN-Jepang”, memacu kerja sama antarpihak di sektor swasta untuk memperkokoh jaringan rantai pasokan dan mendorong transformasi digital, bersamaan itu menjamin kesinambungan. Menurut dia, peningkatan Perjanjian Perdagangan Komoditas ASEAN (ATIGA) akan melonggarkan beberapa prinsip mengenai asal-usul komoditas, memperluas penerapan teknologi digital, bersamaan itu, menciptakan syarat perdagangan yang kondusif bagi badan-badan usaha kecil dan menengah serta mendorong perdagangan digital di kawasan, termasuk antara ASEAN dan Jepang.