Event tersebut juga dihadiri para sahabat Belgia yang mencintai Vietnam serta para Perantau Vietnam yang adalah para mantan siswa Vietnam di Belgia masa 1970-1980.

Pada event tersebut, para penggemar bisa mendengarkan kisah yang disampaikan Ibu Tran To Nga tentang proses melakukan gugatan terhadap 26 grup industry Amerika Serikat yang dianggap sudah memproduksi zat beracun dan mengujicobakannya dalam perang di Vietnam. Ini juga untuk pertama kalinya Ibu Tran To Nga datang di Belgia untuk melakukan ceramah tentang agen oranye/dioxin dan dia juga memerima simpati dan sambutan hangat dari warga Belgia.

Berbagi kepada kalangan pers, Pierre Grega, Ketua Asosiasi Belgia-Vietnam (ABV) memberitahukan bahwa Asosiasi ini sedang berupaya membantu para korban agen oranye/dioxin Vietnam untuk mengurangi sebagian kesulitan dalam kehidupan serta terus mendukung Ibu Tran To Nga dalam perang menuntut pengakuan terhadap hak para korban agen oranye/dioxin.