Demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Sekjen KS PKV) sekaligus Presiden To Lam pada pembicaraan telepon dengan PM Australia, Anthony Albanese yang dilakukan pada Jumat pagi (24 April), di Kota Hanoi.
Sementara itu, PM Anthony Albanese menegaskan bahwa Australia ingin memperkuat lebih lanjut hubungan dengan Vietnam di semua bidang, dan akan selalu mendampingi, mendukung dan membantu Vietnam dalam melakukan reformasi guna mencapai target menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045. Pemimpin Australia juga menegaskan bahwa kestabilan, keamanan dan kemakmuran Australia berkaitan erat dengan negara-negara Asia Tenggara, di antaranya Vietnam merupakan salah satu mitra terpenting, menekankan bahwa Australia selalu mendukung kuat sentralitas ASEAN.
Mengenai kerja sama bilateral, kedua pemimpin sepakat memperkuat kepercayaan politik melalui mempertahankan secara rutin pertukaran dan kontak di semua kanal Partai, Negara, dan silaturahmi rakyat; mendorong secara substansial dan efektif kerja sama pertahanan-keamanan, perdagangan-investasi, sains-teknologi, transformasi digital, respon terhadap perubahan iklim, energi dan kerja sama pelayaran.
