Ayatollah Ali al-Sistani juga meminta kepada pemerintah infungsi pimpinan Perdana Menteri (PM) Haider al-Abadi supaya segera memenuhi segera tuntutan-tuntutan kaum demonstran tentang perbaikan kualitas jasa-jasa dasar dan menciptakan tambahan lapangan kerja.
Gelombang demonstrasi memprotes situasi korupsi dan jasa publik yang lemah telah berlangsung di banyak provinsi dan kota di Irak, khususnya ialah kawasan selatan negara ini dari tanggal 8/7 sampai sekarang. Menurut kalangan pengamat, gelombang demonstrasi di daerah-daerah di Irak merupakan perkembangan-perkembangan sangat berbahaya. Kalau para pejabat negara ini tidak mengeluarkan langkah menangani tepat waktu dan memecahkan secara tuntas masalah-masalah sosial yang rumit sekarang di negara Timur Tengah ini maka ada bahaya menghadapi satu “Musim semi Arab” baru seperti yang pernah terjadi 7 tahun lalu.
