![]() |
Menerut Kamar Dagang Uni Eropa di Tiongkok, “konfrontasi tarif” antara Beijing dan Washington tidak menguntungkan perusahaan-perusahaan Eropa. Wakil Ketua Kamar Dagang Uni Eropa, Charlotte Roule memberitahukan: “Sekarang ini, ketegangan dagang dianggap sebagai ketidakpastian lain terhadap lingkungan bisnis, situasi ini tidak akan cepat berakhir, meskipun dua pihak mencapai permufakatan atau tidak”.
Menerut jajak pendapat ini, perang dagang merupakan salah satu kecemasan primer terhadap badan-badan usaha Uni Eropa di Tiongkok (23%), hal itu belum terhitung pertumbuhan yang sedang melambat dari perekonomian Tiongkok (45%). Sementara itu, 27% mencemaskan perekonomian global dan 23% mencemaskan kenaikan biaya tenaga kerja di Tiongkok.

