Pasukan Bela Diri Israel (IDF), pada Jumat malam (13 September) mengatakan bahwa pada siang harinya, angkatan udara negara ini telah menyerang banyak sasaran kelompok Hezbollah di Lebanon Selatan. Pada pihaknya, Hezbollah menyatakan telah meluncurkan puluhan rudal untuk menyerang pangkalan angkatan udara Israel di daerah Safed, yang terletak sekitar 12 km dari perbatasan Lebanon.

Khawatir dengan risiko meledaknya konflik yang menyeluruh antara Israel dan Hezbollah, pemerintah AS memutuskan untuk mengirim wakilnya kembali ke Timur Tengah untuk berusaha meredakan ketegangan. Utusan Khusus AS urusan Timur Tengah, Amos Hochstein, akan berada di Israel pada hari Senin minggu depan untuk berdiskusi dengan para pemimpin negara ini mengenai langkah-langkah untuk meredakan pertempuran di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.