Badan Penanggulangan Bencana Nepal menyatakan sedikitnya 1.357 orang tewas dan 5.326 orang hilang di negara tersebut. Sementara itu di Tiongkok, pihak berwenang mengonfirmasi 43 orang tewas dan 519 orang hilang di wilayah Gyirong, Zona Otonom Tibet. Pihak berwenang Nepal menyebutkan bahwa jumlah orang yang dilaporkan hilang terus meningkat karena berbagai badan fungsional terkait sedang mengumpulkan dan mencocokkan data dari berbagai daerah untuk menghindari data ganda serta memverifikasi dengan pasti jumlah korban yang belum ditemukan.

Selain itu, kalangan otoritas Nepal menyampaikan bahwa tim penyelamat domestik sedang berkoordinasi dengan para ahli dari Tiongkok, India, dan Korea Selatan untuk melakukan pencarian di area-area yang sulit dijangkau. Medan yang terisolasi, endapan lumpur yang tebal, serta hancurnya akses jalan dan jembatan terus menghambat operasi penyelamatan.