Dengan tingkat ini, Vietnam naik kelas dari kelompok berpendapatan menengah bawah ke menengah atas.

Menurut Bank Dunia, peningkatan peringkat Vietnam didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan ekspor. Dalam periode 2024–2025, ekspor meningkat lebih dari 15%, sementara pertumbuhan ekonomi (PDB) masing-masing mencapai 7% dan 8%. Dalam periode 2021–2025, GNI Vietnam tumbuh rata-rata 10% per tahun, yang dinilai oleh para ahli Bank Dunia sebagai “salah satu tingkat pertumbuhan paling berkelanjutan dan kuat di kawasan”.

Vietnam menargetkan untuk menjadi negara berkembang dengan industri modern dan berpendapatan menengah atas pada tahun 2030, serta menuju negara maju berpendapatan tinggi pada tahun 2045. Tahun ini, Bank Dunia mengevaluasi 218 negara, di mana 6 negara diantaranya, naik peringkat. Selain Vietnam, 4 negara lain adalah Filipina, Sri Lanka, Yordania, dan Mikronesia.