WB menganggap bahwa pada tahun 2023, banyak perekonomian akan memiliki pertumbuhan yang di dekat ambang resesi karena terkena dampak situasi naiknya suku bunga – solusi yang dilaksanakan banyak negara untuk mengontrol inflasi. Laju pertumbuhan yang melambat terjadi di hampir semua perekonomian maju, yang tipikal ialah perekonomian Amerika Serikat yang mungkin hanya mencapai pertumbuhan 0,5% pada tahun 2023. Zona Euro mungkin akan menghadapi resesi ekonomi global baru dalam waktu kurang dari 3 tahun setelah gelombang resesi terkini.

WB menilai bahwa dengan kondisi ekonomi yang tipis sekarang ini, dampak-dampak negatif baru pun yang meningkat seperti naiknya inflasi yang lebih tinggi dari pada prediksi bersama dengan kebijakan naiknya suku bunga yang mendadak untuk mencegah inflasi atau penyebaran kembali Pandemi Covid-19, semuanya bisa memojokkan ekonomi global ke dalam resesi.