Survei ini yang dilakukan dengan ikut serta-nya hampir 1.180 badan usaha Republik Korea.
Alasan yang dikeluarkan oleh badan-badan usaha ialah: Mereka ingin mencari peluang-peluang bisnis baru; badan-badan usahar Republik Korea memperhatikan proyek-proyek modal investasi bagi sosial di RDRK; Sementara itu, beberapa badan usaha menginginkan agar RDRK menjadi jembatan penghubung untuk menuju ke pasar Tiongkok atau kawasan Timur Jauh, Rusia.
Sukses pertemuan puncak Amerika Serikat (AS)-RDRK baru saja berlangsung di Singapura bersama dengan perkembangan yang positif belakang ini dalam hubungan antar Korea menjanjikan memberikan peluang bisnis terhadap badan-badan usaha Republik Korea kalau sanksi-sanksi terhadap Pyong Yang dihapuskan. Tetapi, hasil survei KITA juga menunjukkan banyak badan usaha Republik Korea tidak berminat melakukan investasi di RDRK karena tidak cukup informasi yang tepercaya dan merasa cermas tentang pemerintah negara ini melakukan invervensi pada aktivitas bisnis.
