Dalam pernyataannya, dia menunjukkan pendirian prinsipil dari negara ini tentang Suriah ialah membela kedaulatan dan keutuhan wilayah dan membolehkan warga Suriah bisa menentukan masa depan mereka sendiri. Jubir Kemlu Iran juga menekankan bahwa Suriah jangan “menjadi tempat persimbunyian terorisme”.

Sementara itu, Ahmed Al Sharaa, biang keladi Kelompok Islam Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang memimpin kekuatan yang berkuasa di Suriah sekarang mengumumkan bahwa Qatar menyatakan siap melakukan investasi ke Suriah di bidang energi dan pelabuhan laut. Sebelumnya, pada tgl 21 Desember, Qatar resmi membuka kembali Kedutaan Besar (Kedubes) di Damaskus, Ibukota Suriah setelah 13 tahun menutup kantor perwakilan diplomatik akibat konflik di Suriah.

Pada hari yang sama, rombongan Arab Saudi telah melakukan pertemuan dengan Ahmed al-Sharaa di Damaskus untuk mendiskusikan situasi Suriah. Kemlu Yordania mengumumkan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) negara ini, Ayman Safadi juga telah mengunjungi Suriah pada tgl 23 Desember. Pada pertemuan dengan Kepala Pemerintah Suriah yang baru, Menlu Yordania menyatakan siap membantu restrukturisasi Suriah.