Ilustrasi (Foto: Majalah Keuangan)

Pada sidang tersebut, Direktorat Jenderal Perikanan memberitahukan bahwa area budidaya ikan tanpa sisik di Daerah dataran rendah sungai Mekong mencapai 6.600 Hektar, meningkat lebih dari 22% terbanding dengan tahun 2018. Hasil produksi mencapai 1,42 juta ton, nilai ekpor mencapai 2,1 miliar USD, turun lebih dari 11%. Diprakirakan, pada tahun 2020, cabang ikan tanpa sisik akan menghadapi banyak tantangan karena beberapa pasar utama-nya sedang mengurangi impor barang-barang ini.

Ketika memberikan bimbingan di depan sidang tersebut, Deputi Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam, Phung Duc Tien meminta supaya perlu memperhebat kontrol terhadap sumber input, terutama ikan bibit dan semua daerah harus mengelola secara baik perancangan tentang zona pembudidayaan untuk menghindari situasi penawaran melebihi permintaan. Dia juga meminta kepada Direktorat Jenderal Perikanan supaya harus memperkuat promosi dagang ke pasar-pasar Eropa, Amerika Serikat, Jepang, Republik Korea dan sebagainya untuk mengganti kekurangan dari beberapa pasar yang secara sementara menghentikan impor hasil ikan tanpa sisik Vietnam.