PM Nguyen Xuan Phuc memberikan lukisan cat minyak kepada PM Selandia Baru di sela-sela KTT APEC 2017 di Vietnam. Foto: VNA

Ketika menjawab interviu wartawan tetap Radio Suara Vietnam di Australia yang memantau kawasan Oseania, Duta Besar Vietnam untuk Selandia Baru, Nguyen Van Trung memberitahukan bahwa kunjungan kali ini memiliki makna politik penting, merupakan tongak dalam memulai kembali secara komprehensif kerangka kemitraan strategis Vietnam-Selandia Baru.

Perihal PM Selandia Baru memilih Vietnam dalam lawatan ke Asia kali ini, setelah kehadirannya pada Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur di Phnom Penh (Kamboja) dan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Bangkok (Thailand) menunjukkan bahwa Selandia Baru menaruh perhatian khusus terhadap kawasan Asia, terutama Asia Tenggara, di antaranya sangat menghargai dan mengharapkan kerangka kemitraan strategis dengan Vietnam. Selandia baru menilai Vietnam sebagai negara yang memiliki kestabilan politik tinggi, memiliki perekonomian dinamis dengan taraf pertumbuhan yang mengesankan, terutama merupakan pasar potensial yang perlu dimanfaatkan badan usaha Selandia Baru dan bisa mengembangkan keunggulan untuk mencari kembali pertumbuhan ekonomi tanah air.

Duta Besar Vietnam untuk Selandia Baru, Nguyen Van Trung (Foto: VOV)

Dubes Nguyen Van Trung percaya bahwa dua negara akan mencapai target nilai perdagangan bilateral sebesar 2 miliar USD pada tahun 2024 yang telah diajukan dalam kerangka Kemitraan Strategis Vietnam-Selandia Baru.