Ilustrasi (Foto: Xinhua / VNA) |
Sebelumnya pada hari yang sama, Gazprom memberitahukan menghentikan pasokan gas untuk perusahaan-perusahaan Bulgargaz (Bulgaria) dan PGNiG (Polandia) karena Moskow tidak menerima pembayaran dengan mata uang rubel Rusia.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, pada Rabu (27 April), menganggap bahwa negara-negara Uni Eropa yang mengimpor gas dari Rusia dan membayarnya dengan mata uang rubel telah melanggar kebijakan sanksi terhadap Moskow sekarang ini.

