
Tempat kejadian jatuhnya pesawat Airbus 321 milik Rusia di
Hassana, kota Arish, Mesir Utara pada 1 Novmeber
(Foto: Xinhua/Kantor Berita Vietnam)
Juga pada hari yang sama, kantor berita “Reuters” dari Inggeris mengutip sumber berita dari Komite Penyelidikan Mesir yang memberitahukan hasil sementara tentang analisa kotak hitam dari pesawat yang menjumpai kecelakaan yang menegaskan pesawat ini tidak mendapat serangan dari luar dan pilot tidak menyebarkan sinyal bahaya sebelum hilang dari layar radar. Sementara itu, Maskapai Kogalymavia yang memiliki pesawat tersebut, memberitahukan: kedua mesin pesawat Airbus 321 telah diperiksa di Moskwa pada tanggal 26 Oktober lalu dan tidak ada masalah apapun. Menurut maskapai Kogalymavia, tidak bisa bicara bahwa penyebab membuat pesawat Airbus A321 terpecah di udara adalah karena pilot atau teknik, hanya bisa dijelaskan karena pengaruh mekanik atau fisik.
