
Presiden Rusia, Vladimir Putin,menyampaikan Pesan Federal tahun 2016 di depan dua lembaga dari Parlemen (Dewan Federal dan Duma Negara)
(Foto: Reuters)
Tentang soal menentang terorisme, Presiden Vladimir Putin menegaskan akan terus menentang terorisme termasuk yang di dalam negeri.Tentang hubungan internasional, Rusia menegaskan akan bersedia mengadakan dialog tentang penggalangan hubungan internasional yang berkesinambungan. Presiden Rusia berharap akan mencapai kemajuan yang berkualitas dalam hubungan dengan Jepang, menyambut baik keinginan pimpinan negara ini ialah mengembangkan hubungan ekonomi dengan Rusia. Moskwa juga bersedia mengembangkan hubungan dengan Pemerintah baru Amerika Serikat seperti menormalisasi dan memulai hubungan bilateral di atas fundasi yang setara dan saling menguntungkan.
Tentang kebijakan mengarah ke Timur dan hubungan dengan Tiongkok, Presiden Vladimir Putin menegaskan: Rusia bertolak dari kepentingan nasional yang berjangka panjang dan perkembangan global, jadi bukan bertolak dari motivasi latar belakang dan mementingkan hubungan kerjasama dengan Tiongkok di semua bidang.Hubungan kemitraan komprehensif Rusia-Tiongkok adalah salah satu diantara faktor-faktor yang menjamin kestabilan global dan regional.
Hubungan dengan India yang dianggap oleh pimpinan Rusia sebagai hubungan yang mendapat priotias khusus. Masalah-masalah di dalam dan luar negeri yang belakangan ini dihadapi oleh Rusia juga diungkapkan oleh Presiden Vladimir Putin seperti kebebasan berbicara, pemberantasan korupsi, program anti doping dalam olahraga, pengembangan kesehatan dan pendidikan. Presiden Vladimir Putin mengakhiri pesan federal-2016 dengan seruan kepada seluruh rakyat Rusia agar bersama-sama menyatukan upaya: “Masa depan Tanah Air bergantung pada semua warga. Kita akan bersama-sama memecahkan tugas-tugas masa kini dan masa depan”.
