Selain rombongan-rombongan seni dari berbagai komunitas Asia, kelompok seniman Antilles - Guyane juga turut hadir dengan tarian-tarian Karibia yang semarak, memanifestasikan semangat keterbukaan dan penghormatan terhadap keberagaman budaya Prancis. Akulturasi tersebut menciptakan wajah khas bagi sebuah festival yang tidak hanya bermakna tradisional, tetapi juga menjadi simbol kehidupan multikultural di Paris.
Dalam perayaan tersebut, delegasi Vietnam terus meninggalkan jejak yang kuat. Pertunjukan seni bela diri tradisional, pagelaran Áo dài (baju panjang tradisional Vietnam), serta tarian rakyat Vietnam menarik perhatian dan sambutan meriah dari banyak penonton. Hal ini sekaligus menegaskan posisi budaya Vietnam yang semakin nyata dalam kehidupan multikultural di Prancis.
Kehadiran resmi delegasi Vietnam tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan identitas budaya nasional, tetapi juga membantu masyarakat Prancis mendapat pemahaman yang lebih mendalam tentang perayaan Tahun Baru tradisional di berbagai negara Asia, termasuk Vietnam. Meskipun setiap negara memiliki adat istiadatnya sendiri, tetapi semuanya memiliki nilai-nilai yang sama tentang keluarga, kebersamaan, dan awal yang baru.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ