Komitmen-komitmen tersebut diajukan dalam konteks puluhan negara sedang berkembang, di antaranya Brasil, India, Indonesia, dan banyak negara Afrika, tengah mencari sumber bantuan yang lebih ambisius dari negara-negara kaya hingga tahun 2030 sebesar 100 miliar USD per tahun, sama dengan 1% GDP global, sementara taraf sekarang “hanya” sebesar 10 miliar USD per tahun. Akan tetapi masalah ini sedang menghadapi protes dari negara-negara maju. Alih-alih, negara-negara maju malah mengusulkan agar mekanisme keuangan sekarang menjadi lebih mudah diakses.
Perwakilan negara-negara sedang menghadiri sidang COP15 dari tgl 7 hingga 19 Desember untuk mencapai kesepakatan terkait kerangka kerja sama untuk periode selama sepuluh tahun ke depan guna mewujudkan perlindungan hutan, samudra, dan makhluk hidup di seluruh planet ini.
