Dalam kesempatan ini, berbagai surat kabar edisi Rabu (2 September) menyoroti peristiwa bersejarah ini di halaman muka.
Dengan judul “Memegang Teguh Sumpah Kemerdekaan demi Tujuan Membangun Tanah Air yang Perkasa dan Makmur”, editorial di surat kabar “Nhan Dan” (Rakyat), organ Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, menegaskan bahwa selama 81 tahun terakhir, Proklamasi Kemerdekaan yang abadi selalu bergema sebagai sumpah teguh mengenai hak untuk hidup, hak atas kebebasan, dan hak untuk mengejar kebahagiaan seluruh bangsa Vietnam. Nilai yang berkelanjutan dari “Kemerdekaan – Kebebasan – Kebahagiaan” bukan sekadar semboyan di bawah nama nasional, tetapi juga sumpah politik dan tolok ukur tertinggi bagi semua garis politik dan kebijakan.
Dalam proses pembangunan sejarah revolusi, tujuan “kemerdekaan – kebebasan – kebahagiaan” harus terus diperkaya isinya serta diperluas cakupan dan maknanya. Seperti ditegaskan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden To Lam, kemerdekaan harus dijamin oleh kekuatan nasional serta kemandirian dan menentukan nasib sendiri; kebebasan harus dilindungi melalui hukum, disiplin, serta hak berdaulat rakyat; sedangkan kebahagiaan harus tercermin dalam lapangan kerja, pendapatan, pendidikan, perawatan kesehatan, keselamatan, dan peluang setiap orang untuk berkembang.
Sementara itu, artikel berjudul “Proklamasi Kemerdekaan Tahun 1945 dan Sumpah Membela Tanah Air” karya Brigadir Jenderal, Profesor Muda, Doktor Nguyen Van Sau, Wakil Kepala Institut Strategi dan Sejarah Pertahanan Vietnam, yang dimuat di surat kabar “Quan Doi Nhan Dan” (Tentara Rakyat) edisi tgl 2 September, menegaskan bahwa jika pada tahun 1945 seluruh bangsa bangkit untuk merebut hak hidupnya, maka saat ini seluruh bangsa harus bersinergi mewujudkan hak hidup tersebut secara lebih penuh. Yakni membangun negara yang merdeka, berdaulat, kuat, makmur dan mandiri, dengan rakyat yang menjalani kehidupan yang sejahtera, bebas dan bahagia, serta memiliki posisi yang layak dalam masyarakat internasional.
