Demonstrasi memprotes Pemerintah Israel di Jerussalem (Foto: The Times of Israel) |
Tanggal 31 Maret adalah hari pertama dalam kampanye demonstrasi selama 4 hari di Kota Jerrusalem guna menimbulkan tekanan terhadap PM Benjamin Netanyahu, menuntut Pemerintah untuk melakukan pemilihan umum dan membentuk satu Pemerintah baru yang mampu mencapai kesepakatan tentang pertukaran sandera dengan Gerakan Islam Hamas. Banyak pemimpin faksi opossisi di Israel menyatakan dukungan terhadap kampanye demonstrasi, menganggap ini sebagai tindakan penyelamatan tanah air.
Tanpa memedulikan tekanan dari faksi oposisi dan demonstran, PM Benjamin Netanyahu menyatakan tidak akan melakukan pemilihan umum pada latar belakang sekarang ini. Menurut pemimpin Pemerintah Israel, penyelenggaraan pemilihan umum saat ini tidak sesuai dan hanya menguntungkan Gerakan Islam Hamas saja.

