Deputi PM, Menlu Vietnam, Pham Binh Minh menghadiri sesi pembahasan tingkat tinggi virtual DK PBB (Foto: Lam Khanh / VNA)

Dalam pembahasan tersebut, Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh berbagi dampak-dampak mendalam akibat pandemi Covid-19 terhadap semua segi kehidupan, terutama di kawasan-kawasan yang terpengaruh oleh bentrokan di dunia, mengancam prospek-prospek yang telah dicapai dalam proses pembangunan perdamaian sehingga memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan-kawasan ini.

Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh menekankan bahwa Vietnam menyambut baik DK PBB yang telah mengesahkan Resolusi No.2532 tentang upaya menghadapi Covid-19 dan Imbauan Sekretaris Jenderal PBB tentang gencatan senjata global; bersamaan itu mengimbau untuk menghapuskan sanksi-sanksi dan menciptakan kondisi untuk pemberian bantuan kemanusiaan kepada negara-negara dalam rangka pandemi.

Ketika berbagi pengalaman ASEAN, Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh menegaskan peranan penting organisasi-organisasi regional dan mengatakan bahwa dalam perang melawan Covid-19, Indonesia dan Vietnam beserta negara-negara ASEAN lainnya telah memobilisasi kekuatan seluruh komunitas guna meningkatkan kesehatan semua penduduk, memulihkan perekonomian dan tidak membiarkan dampak-dampak pandemi memengaruhi perdamaian dan keamanan di kawasan. Ketika menganggap bahwa “perang melawan Covid-19 bukanlah perang seorang diri”, Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh menegaskan komitmen Vietnam, dan mengimbau untuk memperkuat kerjasama dan solidaritas internasional agar bersama-sama menghadapi pandemi secara berhasil.