Dewan HAM PBB Selidiki Pembantaian di Sudan

(VOVWORLD) - Para anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 14 November mengesahkan resolusi pembentukan tim  investigasi independen guna menyelidiki pembantaian massal yang diduga terjadi di Kota El Fasher, Sudan.   

Rancangan resolusi tersebut disahkan tanpa pemungutan suara dalam sesi khusus Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, mengenai situasi di Sudan - sebuah sinyal kuat akan dukungan internasional. Menurut rencana, tim investigasi tersebut diharapkan akan berupaya mengidentifikasi pelaku pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Pasukan Dukungan Cepat (RSF) para militer dan sekutunya di El Fasher.         

Berbicara dalam sesi tersebut, Komisaris Tinggi PBB urusan HAM, Volker Turk menyerukan “komunitas internasional perlu bertindak terhadap individu dan entitas yang membantu dan mengambil keuntungan dari perang di Sudan, sekaligus memperingatkan meningkatnya kekerasan di wilayah Kordofan, termasuk pengeboman, blokade, dan pemindahan paksa penduduk."         

Resolusi Dewan HAM PBB yang baru juga menyerukan RSF dan tentara Sudan (SAF) untuk memfasilitasi pengiriman bantuan yang menyelamatkan jiwa bagi banyak orang yang mungkin masih terjebak di dalam El Fasher yang dilanda kelaparan.

Komentar

Yang lain