Ketika berbahas dengan Kantor Berita AFP (Perancis) pada 12 Mei, para diplomat mengatakan bahwa sidang tersebut diadakan menurut rekomendasi Tunisia, Norwegia, dan Tiongkok. Sidang tersebut akan diadakan secara terbuka dan akan dihadiri wakil Israel dan Palestina. Menurut seorang diplomat yang tak mau disebutkan nama-nya, ide mengadakan sidang ke-3 hanya selama hampir sepekan didorong oleh Palestina. Target sidang tersebut yakni mendorong perdamaian, DK PBB dapat memanifestasikan perannya dan mengimbau satu gencatan senjata.