Asap membubung ke atas setelah serangan yang dilakukan tentara Suriah terhadap Douma, Ghouta Timur (Foto: Xinhua / VNA)

Inggris, Amerika Serikat, Belanda, Swedia, Kuwait, Peru dan Pantai Gading mengimbau kepada DK PBB supaya mengadakan sidang ini.

Pada hari yang sama, Perutusan Rusia di PBB memberitahukan bahwa pada Senin (9/4), DK PBB mengadakan dua sesi perbahasan, di antaranya ada perbahasan yang diadakan menurut gagasan Rusia tentang ancaman terhadap perdamaian internasional.

Sementara itu, pada Minggu (8/4), Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan bahwa Presiden Suriah, Bashar Al Assad akan harus membayar harga mahal karena telah melaksanakan serangan-serangan yang diduga menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil, bersamaan itu mencela Rusia dan Iran yang membantu Pemerintah Suriah pimpinan Presiden Bashar Al Assad.