Duta Besar Dang Dinh Qui, Kepala Perwakilan Vietnam di PBB dalam pidatonya, menyatakan kekhawatiran tentang kecenderungan aliran-aliran air internasional yang sedang dieksploitasi secara kurang berkelanjutan, tidak menjamin kepentingan yang layak dari negara-negara yang mempunyai kepentingan berkaitan; berseru kepada negara-negara supaya terus beruapaya dan mengembangkan hasil-hasil yang telah dicapai, khususnya dalam melaksanakan Pernyataan tentang Prinsip-prinsip terhadap pembangunan waduk GERD (DoPs 2015); mendukung solusi memecahkan masalah-masalah damai, dengan semangat bersahabat dan berkemauan baik. Dubes Dang Dinh Qui mengatakan bahwa penggunaan sumber-sumber air internasional diharuskan sesuai dengan hukum internasional dan komitmen dari semua negara bersangkutan di atas dasar mengharmoniskan kepentingan dari negara-negara di tepi sungai, khususnya negara-negara hilir, menjamin perkembangan yang berkelanjutan dari seluruh kawasan; meminta kepada semua pihak supaya tidak melakukan tindakan yang meningkatkan ketegangan; menekankan pentingnya dari usaha mendorong kodifikasi dan menyusun undang-undang, peraturan dan kebiasaan internasional yang bersangkutan dengan masalah keamanan sumber air seperti melaksanakan “Konvensi PBB tentang undang-undang penggunaan sumber-sumber air antar-negara demi tujuan mengganti perhubungan air”.
DK PBB membahas situasi waduk GERD di Ethiopia
(VOVWORLD) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), pada Senin (29 Juni), mengadakan sidang virtual untuk membahas situasi waduk GERD di Ethiopia dengan tajuk: “ Perdamaian dan keamanan di Afrika”. Ini merupakan waduk hydrolistrik yang digelar dari tahun 2011 di Ethiopia di atas sungai Nile Hijau.
