(VOVworld) – Dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (17 Oktober), 15 negara anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah mengutuk serangan-serangan bom bunuh diri dan kasus-kasus kekerasan lainnya yang dilakukan oleh kekuatan yang menyebutkan diri sebagai Negara Islam (IS) di ibu kota Baghdad dan banyak provinsi serta kota lain di Irak.

Dalam pada itu, bayangan hitam kekerasan masih meliputi Irak. Sedikit-dikitnya 26 orang telah tewas dan 96 orang lain menderita luka-luka akibat 3 serangan bom mobil pada Jumat di kota Baghdad. Dalam menghadapi ketidak-stabilan yang bereskalasi, tentara Irak telah mencanangkan operasi serangan balasan untuk membebaskan daerah yang terletak di tengah-tengah dua kota Tikrit dan Baiji di provinsi Salahuddin di Irak Utara. Sekarang ini, baku tembak tetap berlangsung secara sengit di sini. Di pusat kota Ramadi, ibu kota provinsi Anbar di Irak Barat, baku tembak juga berlangsung antara pasukan pemerintah Irak dan para milisia IS./.
