Dalam perbahasan, Inggeris telah menyampaikan satu pernyataan kepada negara-negara anggota yang isimya mengutuk serangan udara yang dianggap dilakukan oleh pasukan yang dekat dengan Jenderal Khalifa Haftar untuk menyerukan gencatan senjata dan mengadakan kembali perbahasan-perbahasan politik.

Tetapi wakil AS pada sessi konsultasi tersebut memberitahukan bahwa mereka memerlukan persetujuan dan lampu hijau dari AS dalam mengesahkan naskah ini. Perbahasan ini berakhir tanpa mencapai pernyataan karena tidak ada persetujuan AS. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri AS mengeluarkan pernyataan yang isinya mengutuk serangan udara,tetapi tidak berseru untuk membentuk satu perintah gencatan senjata.