Para peserta lokakarya tersebut (Foto: VNA) |
Berbicara pada lokakarya tersebut, Duta Besar Le Linh Lan menekankan bahwa pandemi Covid-19 telah menimbulkan krisis serius di seluruh dunia, berdampak negatif terhadap banyak segi situasi ekonomi dunia selama setahun lalu. Namun, dengan tekad tinggi dan kekompakan Pemerintah dan seluruh masyarakat, pada dasarnya Vietnam sudah berhasil mengendalikan wabah. Vietnam telah mencapai “target ganda”, yaitu memundurkan wabah sekaligus mempertahankan pertumbuhan ekonomi.
Ketika menyinggung faktor-faktor yang turut memulihkan ekonomi secara kuat di waktu mendatang, Duta Besar Le Linh Lan menekankan efek aktif dari penandatanganan serangkaian Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) Generasi Baru selama waktu ini.
Tentang kerja sama ekonomi antara Vietnam dan Swiss, Duta Besar Le Linh Lan menegaskan bahwa peluang dan potensi masih sangat besar di waktu mendatang. Swiss merupakan mitra dagang penting dan investor Eropa terbesar ke-6 di Vietnam dengan total modal investasi sekitar 2 miliar USD. Sekarang ada sekitar 100 badan usaha dan grup besar Swiss seperti Nestle, Novatis, Roche, Holcim, ABB yang sedang beraktivitas di Vietnam. Sementara itu, Vietnam merupakan mitra dagang di ASEAN terbesar ke-4 bagi Swiss, total nilai ekspor-impor antara dua negara mencapai 3,6 miliar USD pada 2019.

