Perdana Menteri (PM) Kamboja, Hun Manet akan melakukan kunjungan resmi ke Vietnam dan menghadiri Forum Masa Depan ASEAN yang ketiga dari 8 hingga 9 Juni, atas undangan PM Vietnam, Le Minh Hung. Perlawatan tersebut berlangsung di konteks hubungan bilateral terus diperkokoh secara komprehensif dari kepercayaan politik yang mendalam hingga terobosan yang mengesankan tentang ekonomi, perdagangan dengan target menuju 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Menurut Duta Besar (Dubes) Vietnam untuk Kerajiaan Kamboja, Nguyen Minh Vu, kunjungan resmi PM Hun Manet ke Vietnam berkangsung di konteks hubungan antara kedua negara terus diperkokoh dan diperkuat di semua bidang.

Tentang ekonomi, hubungan ekonomi-perdagangan-investasi terus menjadi titik cerah. Selama empat bulan awal tahun 2026, nilai perdagangan bilateral mencapai 5,03 miliar dolar AS, meningkat 18 persen dibandingkan dengan kurun waktu yang sama tahun 2025. Vietnam juga menjadi salah satu investor papan atas di Kamboja dengan 223 proyek yang masih berlaku dengan total modal terdaftar sebanyak 3 miliar dolar AS, menduduki posisi kelima di antara negara dan teritori yang berinvestasi di Kamboja.

Pertahanan-keamanan terus menjadi pilar penting dalam hubungan kerja sama antara kedua negara, di antaranya, kedua belah pihak melaksanakan secara efektif berbagai kegiatan kerja sama di sektor pencegahan dan pemberantasa kriminalitas lintas nasional, kriminalitas narkotika, perdagangan manusia, penipuan daring, melalui itu turut mepertahankan lingkungan yang damai dan stabil dari kedua negara maupun kawasan.

Satu aksentuasi khusus dalam perlawatan PM Hun Manet adalah untuk pertama kalinya dia menghadiri Forum Masa Depan ASEAN yang ketiga di Kota Hanoi. Menurut Dubes Nguyen Minh Vu, Vietnam sangat menghargai partisipasi dan pidato PM Hun Manet di forum ini, melalui itu memanifestasikan kepercayaan satu sama lain dari kedua negara dalam kerangka kerja sama multilateral. Kesuksesan kunjungan dan kontribusi Kamboja di Forum ini akan meningkatkan pretise dan posisi kedua negara sekaligus menegaskan peran yang proaktif dan bertanggung jawab dari Vietnam dan Kamboja dalam membangun Komunitas ASEAN serta membina perdamaian dan kemakmuran bersama di kawasan.