Para wakil dua fihak yang ikut serta pada upacara peringatan ini telah berseru supaya melaksanakan secara lengkap permufakatan-permufakatan tingkat tinggi baru ini antara para pemimpin dua bagian negeri. Para utusan juga berseru supaya membawa Semenanjung Korea menjadi kawasan yang tanpa senjata nuklir dan ancaman-ancaman nuklir, sementara itu bersama-sama berupaya memperluas semua pertukaran dan kerjasama lintas perbatasan.
11 tahun lalu, Presiden Republik Korea, Roh Moo-hyun dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-il telah melakukan pertemuan dan menandatangani Pernyataan 4/10, di antara-nya berkomitmen melakukan kerjasama untuk membina kepercayaan satu sama lain, mengurangi ketegangan dan mendorong kerjasama ekonomi antar-Korea. Sayang sekali permufakatan ini telah tidak dilaksanakan pada latar ketegangan keamanan antara dua bagian negeri dan perubahan pemerintahan di Republik Korea.
