(VOVworld) - Pada Senin (26 Januari), Republik Korea menyesalkan tentang peringatan sanksi keras dari Republik Demokrasi Rakyat (RDR Korea) yang bersangkutan dengan dialog antar-Korea. Dalam jumpa pers, Menteri Penyatuan Republik Korea Lim Byeong-cheol menilai bahwa ancaman RDR Korea terhadap aspirasi memperbaiki hubungan antar-Korea yang diajukan Republik Korea dan ancaman terhadap Republik Korea adalah pantas disayangkan.


Pemimpin RDR Korea. (Ilustrasi).
(Foto: www.24h.com.vn)



Dia menuduh Pyong Yang dalam waktu sebulan lalu tidak mengajukan reaksi jelas terhadap rekomendasi Seoul tentang diadakannya dialog, namun menekankan: Republik Korea tidak mengubah pendirian, bersedia memecahkan semua masalah yang menjadi minat bersama melalui semua bentuk dialog. Lim Byeong-cheol mendesak RDR Korea duduk di meja perundingan untuk menunjukkan tuntutan-tuntutan-nya jika benar-benar ingin memperkuat hubungan antar-Korea, bersamaan itu mengimbau kepada Pyong Yang supaya jangan mengajukan pernyataan-pernyataan sepihak./.