Duta Besar Tiongkok, Xiong Bo (Foto: Thuy Ha/VNA) |
Menurut dia, di tengah wabah yang kompleks, Partai Komunis dan Pemerintah Viet Nam telah melaksanakan pedoman yang menganggap rakyat sebagai sentral, melaksanakan pencegahan dan penanggulangan wabah sambil mengembangkan sosial-ekonomi, mempertahankan kestabilan ekonomi makro, GDP mencapai taraf pertumbuhan sebesar 2,58 persen.
Ia juga menekankan bahwa dengan pengarahan strategis dari pimpinan dua Partai Komunis, selama setahun ini hubungan Tiongkok-Viet Nam tetap berkembang baik, semua temu muhibah dan kerja sama mencapai kemajuan besar. Ia memberitahukan bahwa 2022 adalah satu tahun yang punya makna maha penting bagi kedua negara maupun hubungan Tiongkok-Viet Nam. Tiongkok bersedia bersama Viet Nam melaksanakan orientasi strategis tingkat tinggi, mempertahankan persahabatan antara dua negara, memperdalam lebih lanjut kerja sama strategis dan komprehensif, membela kepentingan strategis bersama, mendorong hubungan Tiongkok-Viet Nam maju jauh, mempromosikan pembangunan di setiap negara, dan memberikan kepentingan praktis bagi rakyat dua negeri.

