Presiden Rusia, Vladimir Putin (Foto: AFP/VNA)

Presiden Rusia, Vladimir Putin telah menghadiri sidang Duma Negara Rusia tersebut dan berpidato di sini. Dia menunjukkan bahwa tujuan revisi UUD ialah memperkokoh kedaulatan dan tradisi Federasi Rusia, menciptakan perkembangan yang progresif bagi tanah air dalam jangka panjang. Dia menganggap bahwa penghapusan batas tentang jumlah masa pakti presiden tidak realis, karena perubahan kekuasaan diperlukan untuk menjamin kedimanisan dalam perkembangan tanah air. Meski begitu, Presiden Vladimir Putin menunjukkan bahwa revisi tersebut bisa dibolehkan kalau Mahkamah Konstitusi Federal Rusia mengeluarkan kesimpulan resmi bahwa revisi tersebut akan bertentangan dengan semua prinsip dan pasal utama dalam UUD.

Pada Rabu (11/3), rancangan UUD amandemen akan mengalami pemungutan suara kali ketiga di Duma Negara, kemudian akan disampaikan kepada Dewan Federal Rusia.