Pemberitahuan tersebut menegaskan bahwa semua negara anggota G7 siap membantu proses transisi untuk mendatangkan tata kelola non-etnis, komprehensif dan tepercaya di Suriah. G7 juga mengimbau semua para pihak supaya membela keutuhan wilayah dan kesatuan nasional Suriah, serta menghormati kemerdekaan dan kedaulatan Suriah.

Sebelumnya, banyak negara di kawasan dan dunia juga menyatakan dukungannya terhadap proses transisi di Suriah, setelah kaum pembangkang memasuki Ibu kota Damaskus dan menggulingkan rezim Presiden Suriah, Bashar Al Assad pada tanggal 8 Desember. Bersamaan itu, negara-negara juga mengimbau semua pihak terkait supaya menghormati hak kemandirian, kesatuan tanah air dan keutuhan wilayah Suriah.